• (62-761)855-764
  • helpdesk@bsp.co.id
  • youtube
  • instagram
PT Bumi Siak Pusako
  • Home
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Visi dan Misi
    • Manajemen Perusahaan
    • Pemegang Saham
    • Unit Bisnis Kami
    • Kontribusi
  • Berita
  • Galeri
  • Dokumen
  • Tata Kelola
    • Pengaduan(WBS)
  • Kontak Kami
PT Bumi Siak Pusako
  • Home
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Visi dan Misi
    • Manajemen Perusahaan
    • Pemegang Saham
    • Unit Bisnis Kami
    • Kontribusi
  • Berita
  • Galeri
  • Dokumen
  • Tata Kelola
    • Pengaduan(WBS)
  • Kontak Kami
Raksasa Migas Ramai-ramai Hamburkan Duit untuk Ekspansi, Ternyata Ini Penyebabnya
Foto : Int

Raksasa Migas Ramai-ramai Hamburkan Duit untuk Ekspansi, Ternyata Ini Penyebabnya

twitter
Informasi
Senin, 02 Nov 2026 08:28 WIB

Raksasa Migas Ramai-ramai Hamburkan Duit untuk Ekspansi, Ternyata Ini Penyebabnya 

JAKARTA- Harga minyak dunia saat ini  kembali melonjak sebagai buntut dari panasnya perang Iran. Lonjakan harga ikut mendongkrak investasi di sektor tersebut. Sejumlah raksasa Migas dunia, dikabarkan ramai-ramai menghamburkan duit untuk melakukan ekspansi. 

Dilansir dari cnbcindonesia, kondisi yang terjadi saat ini memang bertolak belakang dari prediksi awal. 

Awalnya, tahun 2026 diperkirakan bakal menjadi periode suram bagi perusahaan minyak dunia. Pasokan global yang melimpah bahkan sempat memunculkan kekhawatiran akan terjadinya super glut atau kelebihan pasokan besar-besaran.

Harga minyak mentah Brent sebelumnya diproyeksikan turun hingga di bawah US$60 per barel, setelah rata-rata berada di sekitar US$68 per barel pada 2025 dan US$80 per barel pada 2024.

Namun, eskalasi perang di kawasan Selat Hormuz  membalikkan proyeksi tersebut.

Gangguan terhadap produksi dan jalur pengiriman minyak, mendorong harga minyak menembus level tiga digit. Sejumlah analis kini memperkirakan rata-rata harga Brent dapat mencapai US$85 per barel atau lebih sepanjang 2026. Bahkan, harga berpotensi menembus US$120 per barel apabila serangan terhadap kapal di Selat Hormuz terus berlanjut.

Bila dunia tercekik dengan lonjakan harga minyak tetapi tidak demikian dengan industrinya. Lonjakan harga tersebut menjadi berkah besar bagi industri minyak dan gas global.

.Kondisi ini berpotensi membuka jalan bagi gelombang eksplorasi dan akuisisi yang dapat membentuk arah industri hingga akhir dekade ini.

Jika level harga yang berlangsung saat ini terus bertahan, membuka proyek baru akan semakin layak secara ekonomi. Apalagi  kebutuhan untuk menambah cadangan minyak juga makin mendesak.

Pasalnya, produksi dari ladang minyak lama terus menurun. Wood Mackenzie memperkirakan produksi minyak dan gas global bisa berkurang hingga 31 juta barel per hari pada 2040, hampir seperlima dari produksi saat ini. Sekitar 70 perusahaan bahkan berisiko kehilangan separuh produksinya.

Dengan harga minyak dunia yang selangit, membuka peluang bagi raksasa minyak untuk mengembangkan usaha.  

Ekspansi atau memperluas areal eksplorasi menjadi salah satu pilihan utama. 

Sejumlah pemain besar dikabarkan mulai menguasai wilayah eksplorasi luas dan menggunakan AI untuk mencari lokasi pengeboran potensial.

Wilayah yang dibidik tersebar dari lepas pantai Namibia dan Afrika Selatan hingga Mediterania Timur, Uruguay, Vietnam, dan Papua Nugini. Di sejumlah negara lain, perusahaan juga mencoba meniru model shale Amerika Serikat atau meningkatkan produksi dari ladang yang sudah matang.

Jalur yang lebih cepat adalah akuisisi. Setelah sempat tertahan akibat volatilitas harga minyak, aktivitas merger dan akuisisi mulai kembali meningkat. * 

Tags: migas skkmigas BUK energi

Kategori

  • Penelitian dan Karir (0)
  • Kegiatan (31)
  • Prestasi dan Pencapaian (8)
  • Mitra (11)
  • Informasi (104)
  • CSR (5)

Berita Terbaru

Raksasa Migas Ramai-ramai Hamburkan Duit untuk Ekspansi, Ternyata Ini Penyebabnya
Raksasa Migas Ramai-ramai Hamburkan Duit untuk Ekspansi, Ternyata Ini Penyebabnya
Senin, 02 Nov 2026 08:28 WIB
Dari Kompos ke UMKM, PPM BSP Buka Jalan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Dari Kompos ke UMKM, PPM BSP Buka Jalan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Senin, 02 Nov 2026 08:23 WIB
Indonesia Sambut Hangat Calon Investor, 138 Blok Migas Siap Dieksplorasi
Indonesia Sambut Hangat Calon Investor, 138 Blok Migas Siap Dieksplorasi
Senin, 02 Nov 2026 08:10 WIB

Tags Terpopuler

migas skkmigas BUMD bsp esdm
  • Pemerintah Provinsi Riau
  • Pemerintah Kabupaten Siak
  • Pemerintah Kabupaten Kampar
  • Pemerintah Kabupaten Pelalawan
  • Pemerintah Kota Pekanbaru
PT Bumi Siak Pusako
Berdiri sejak 17 Oktober 2001, kami bertekad menunaikan
amanah masyarakat dalam mengelola Wilayah Kerja
Coastal Plain Pekanbaru (CPP) dengan professional
dan usaha terbaik yang bisa dilakukan.

Useful Links

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Berita
  • Galeri
  • Kontak Kami
  • Karir

Alamat & Sosial Media

• Jl.Jend Sudirman utama, Pekanbaru, Gedung Surya Dumai, Lt. 4, 6, 8.
• Jl.Kebon Sirih, Jakarta Pusat, No. 48-50, JB Tower Lt. 15
• Camp Zamrud, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
  • youtube
  • instagram
Copyright © 2026 PT Bumi Siak Pusako